Archive for October 4th, 2009

4th October
2009
written by admin

Gleekkk… Uhuukk… Uhuukk.. Enngg… Emmm….
Waduh2… Kok jadi keselek, batuk2, speechless, n salting gini? hehehe…
Let’s begin!

LOVE = kasih, sayang, cinta, what else? I think SACRIFICE!

Yup, love is never be completed without sacrifice!
Bahkan, cinta/kasih/sayang itu baru bisa kelihatan setelah ada sebuah pengorbanan.
The first time I learned about love, I realized that love is not just talking about relationship between a man and a woman.
It is about more than this!

Q belajar banyak hal tentang kasih yang tulus melalui sebuah persahabatan.
Persahabatan yang begitu tulus, sama sekali nggak ada negative thinking di dalamnya.
Q inget waktu Sally nginep di kos bulan Agustus lalu. Waktu itu q rela nungguin buat jemput Sally (daripada jalan sendirian malem2) di depan sebuah toko alat tulis di daerah Padang Pasir. Walaupun ternyata Sally udah sampai duluan di kos (cz dianter temennya) n q balik kos dengan agak kecewa (sejujurnya, hahaha… 😛 ), tapi bener2 happy banget waktu lihat dia.

Hmm.. (mengenang sebentar masa2 kos) 🙁 miss that moment so much!

Terus qta ngobrol2 sambil ngerjain tugas tutorial etika..
Dan dari inti pembicaraan itu, q mulai menyadari q nggak mungkin bisa ngelakuin itu semua tanpa kasih yang tulus.
Wow! Kasih yang mengalahkan ego…
Banyak hal lain yang q pelajari dalam persahabatan ini, love her so much!
Thanks for being my bestfriend Sal, u’re so precious! 🙂

Hmm..
Well, lebih jauh lagi talking about love!
Ehm, cinta.. Wah, yang satu ini agak susah dijelaskan, maaf… tak dapat didefinisikan 😛

Tapi yang pasti, ada sebuah cinta yang luar biasa besar, bahkan TERBESAR sampai2 membutuhkan pengorbanan yang besar pula!
Yup, tidak lain dan tidak bukan adalah cintaNYA, yang sampai mengorbankan nyawaNYA sendiri di kayu salib buat menebus dosa qta. HOW GREAT IS HIS LOVE!

“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.  Kasih tidak berkesudahan!” (1 Korintus 13 : 4-8)

Love never fails!
Gbu 🙂

Instagram