Archive for May, 2011

31st May
2011
written by admin

Hi all.. πŸ™‚
Wah, nggak kerasa udah akhir bulan Mei..
Banyak banget tugasnya bulan ini, yahh… Namanya juga kuliah, apa lagi yang dikerjain kalo bukan tugas2. Hehe..

Beberapa hari ini q ngerjain tugas yang cukup menyenangkan sekaligus melelahkan, yaitu online campaign tentang Reduce Junk Food..
Namanya juga online campaign, so memanfaatkan social media seperti Facebook, Twitter, dan Blog.
Sebenarnya, tugas ini adalah tugas UAS kelompok, tapi jujur aja q sempat merasa sebagai single fighter mulai dari awal bikin konsep sampai realisasi di social media..
Tapi Tuhan itu selalu baik, selalu diberi hikmat buat ngerjain..
N selalu ada orang2 yang dikirimkannya untuk membantu, and they’re AOG’ers!
Di sini, temen2 AOG bener2 membantu, bahkan mungkin mereka nggak sadar udah membantu.. ^^
Thanks udah bantu promosi @reducejunkfood di Twitter dengan cara retweet n suggest friends to follow..
It helps me a lot, guys! πŸ™‚

Begitu juga Page Reduce Junk Food di Facebook, most of them who LIKE the page are AOG’ers!
πŸ˜€
Hmm.. Padahal q nggak pernah minta untuk bantu promosi. hehe..
So, I thank YOU for them, great friends in my life, love them much..! ^^
Oh ya, seneng juga tugas ini bisa berguna.. πŸ™‚

Jadi, sebenarnya di satu sisi sebelumnya mbatin..
“Astagaaa, kok q yang kerjain semua sih..” -tapi juga biasa aja sih, nggak sampai stress2 gimana gitu-
Tapi di satu sisi yang lain, Tuhan seperti bilang, “Lhoo, kan sudah DADDY kirimin teman2 yang lain buat membantu.. Satu pintu tertutup, pintu lain DADDY bukakan..”
Hehehe..

Well, I’ve learned to keep my joy n never let Satan to steal it..
I will step forward because the joy of the Lord is my strength!
πŸ™‚

14th May
2011
written by admin

Setelah berjuang dan bergumul selama 2 tahun, akhirnya Tom berhasil mendapatkan hati Anne.
Melewati masa pacaran kudus selama 3 tahun, mereka akhirnya memasuki lembar baru sebagai satu tim yang solid dalam sebuah pernikahan.

Tom seorang yang berkomitmen. Lulus dari perguruan tinggi, ia diterima bekerja di sebuah perusahaan besar dengan jabatan yang cukup tinggi. Cerdas, tampan, dan punya masa depan cemerlang.
Sejak di perguruan tinggi, banyak teman lawan jenis yang menunjukkan ketertarikan padanya.
Dia bisa saja memanfaatkan kesempatan untuk bermain-main dengan para perempuan yang tertarik padanya, tapi ia sudah berkomitmen untuk menjaga hatinya yang akan diberikannya untuk perempuan yang diberikan Tuhan pada waktu yang tepat.

Sedangkan Anne, seorang perempuan muda yang mencintai Tuhan, cerdas, dan disukai banyak orang. Tidak sedikit laki-laki yang mendekatinya, mulai dari yang berumur lebih muda hingga yang jauh lebih tua.
Sama seperti Tom, Anne ingin memberikan hatinya secara utuh, tanpa terpecah-pecah, pada orang yang memegang prinsip yang sama, yang diberikan Tuhan pada waktu yang tepat.

Memasuki usia pernikahan ke-10, kehidupan mereka mengalami ujian berat.
Tom tertarik pada seorang perempuan lain. Ia berusaha menepis ketertarikan itu, tapi semakin hari perasaannya semakin nyata. Ia merasa bersalah dengan perasaan itu, tapi tak bisa berbuat apa2.

Suatu sore, Tom membuka laci meja kamarnya. Ia menemukan sebuah buku diary. Buku diary milik Anne yang tak pernah diketahuinya.
Ia membuka buku diary itu dan terpaku pada satu halaman di buku itu.

***

24 September 1961.
Tuhan, terima kasih buat kehadirannya dalam hidupku. 21 tahunΒ  adalah masa investasi yang paling berharga. Dan 3 tahun terakhir ini adalah 3 tahun yang sangat menyenangkan. Kau membentukku dan membentuknya. Hari ini kami resmi menjadi 1 tim untuk memenangkan pertandingan kehidupan ini. Bless our marriage Lord..
Suatu hari nanti, q tahu akan ada ujian yang berat. Q mempercayainya dan mempercayakanNya kepadaMu. Ketika suatu saat nanti cinta kami diuji untuk menjadi lebih kuat, ijinkan komitmen menolongnya. Sama seperti dia berkomitmen kepadaMu, begitulah komitmennya kepadaku dan pada pernikahan ini.
Tuhan, kami berjanji akan memenangkan pertandingan ini sebagai 1 tim yang solid.
Amin!

***

Tom menutup buku diary itu.
Ia berlutut di samping tempat tidurnya dan berdoa sambil menangis sejadi-jadinya di hadapan Tuhan.

***

Kini, pernikahan mereka telah memasuki usia ke-50 tahun.
Anne tidak pernah tahu satu kejadian di sore hari itu. Tom tidak pernah menceritakannya pada Anne. Ia menunjukkan kesetiaannya dengan tidak mengikuti perasaannya. Ya, komitmennya menang!
Bagi Anne, Tom adalah suami yang sangat setia. Dan Tom, ia beruntung memiliki Anne, seorang perempuan hebat dan penolong yang sepadan.

14th May
2011
written by admin

Yeiy!! The hardest week is over!! hehehe..
Setelah melewati seminggu yang penuh tugas ini, langsung siap2 buat retret besok..
Hore! Hore! Hore!!! πŸ˜€

Beberapa hari ini q terngiang2 dengan 1 kalimat yang Tuhan kasih lewat sebuah buku John C. Maxwell “Talent Is Never Enough”.
Kira2 begini bunyinya: Ketika tantangan yang kamu hadapi semakin besar, kamu ga bisa mengatasinya dengan menjadikannya semakin kecil.. Kamu bisa mengatasinya dengan menjadikan dirimu sendiri semakin besar!

Boleh dibilang, Tuhan ingin qta memperlebar kapasitas qta..
Tantangan ada untuk membuat qta sadar bahwa sebenarnya qta bisa lebih dari yang sekarang..
Seminggu ini mengalami banyak hal.. Nggak bisa q ceritain semuanya di sini, n memang ngga penting untuk q ceritakan secara detail..

Intinya, guys.. Lihat ke kehidupanmu, adakah hari2 ini kamu “dipaksa” melakukan sesuatu yang belum pernah kamu lakukan atau melakukan sesuatu yang selama ini kamu takut untuk melakukannya?
N how did u feel after doing that?
Didn’t u realize that ” I can do all things through Christ who strengthens me?” (Filipi 4:13)
πŸ™‚

Yah, hari2 ke depan akan ada lebih banyak tantangan..
Kalau tantangan hari ini bisa diatasi, maka sebenarnya qta siap untuk menghadapi tantangan yang selanjutnya..
SEMANGAT!!!^^

9th May
2011
written by admin

Wah hari ini sungguh luar biasa..
Kerja tugas 10 jam di kampus..
Tapi bersyukur banget Tuhan tetap menjagai hatiku n memberi hikmat, plus mengirimkan bala bantuan pada saat membutuhkan. Hahaha..
Hari ini q belajar untuk fokus pada apa yang bisa aku lakukan.
Selama kita mau mencoba n belajar, pasti bisa! Hari ini tugas kuliah yang aku kerjakan berhubungan sama Adobe Photoshop n Indesign, software yang nggak pernah q jamah..
Tapi, di mana ada kemauan, pasti ada jalan..
Kalau nggak bisa ya nanya sama yang bisa, lalu mencoba.. πŸ˜€

Satu hal lagi yang aku pelajari hari ini, bersyukur adalah kekuatan untuk menghadapi kesukaran!
(Silahkan dibaca 3x) ^^

Well, hari ini juga diajar untuk nggak menyalahkan orang lain..
Q memilih untuk mengandalkan diriku sendiri, cz q mengandalkan Tuhan..
I know God is the source of wisdom!
God is my joy.. My strength..

Tapi lain kali q akan lebih tegas, demi kebaikan mereka n kebaikanku. Hehe..Akhir kata, thank You Jesus, my Cyber PR assignment is DONE!! hahaha πŸ˜€

5th May
2011
written by admin

Guys, pernah nggak kalian terjebak dalam berbagai macam aktivitas yang membuat sibuk banget, tapi di dalam berbagai aktivitas itu justru kalian merasa kosong, nggak berkembang, bosan, dll..?

Well, banyak beraktivitas belum tentu menandakan bahwa kita produktif. Bisa jadi, kita cuma disibukkan oleh hal-hal yang tidak membawa kemajuan apapun buat diri kita. Kita hanya berputar-putar dengan kecepatan tinggi tanpa beranjak ke mana pun..
So, what should we do?
Ada 2 poin utama yang q dapatkan dari buku The Purpose Driven Life tentang hal ini:

  • Kenali tujuan hidupmu.
    Tujuan hidup ini membuat hidup kita lebih efektif karena kita dapat selektif menetapkan apa yang penting untuk kita kerjakan, dan apa yang tidak penting, yang tidak perlu kita kerjakan. Tanpa suatu tujuan yang jelas, kita tidak punya dasar untuk membuat keputusan, membagi waktu, dan menggunakan tenaga kita dengan maksimal. Orang2 yang tidak mengenal tujuan hidupnya berusaha melakukan terlalu banyak hal, dan inilah yang akhirnya menyebabkan rasa tertekan, lelah, dan konflik.
    Tuhan tidak pernah menuntut kita melakukan banyak hal lebih dari yang Dia maksudkan untuk kita kerjakan.
    Kehidupan yang punya tujuan membuat gaya hidup kita lebih simple n jadwal kita lebih terkendali.
  • Fokus pada tujuan hidupmu
    Ibarat memfokuskan sinar matahari menggunakan kaca pembesar untuk membakar rumput, kita bisa memiliki pengaruh yang besar ketika kita fokus pada tujuan hidup kita. Berhenti bermain-main, berhenti mencoba melakukan segala hal. Lakukan hal-hal yang paling penting..

Well, kutipan ini adalah bagian yang paling q suka dari pembahasan hari ketiga buku ini.
“Banyak orang menghabiskan hidupnya dengan berupaya menciptakan warisan yang tanpa akhir di bumi. Mereka ingin dikenang ketika mereka meninggal. Namun, apa yang akhirnya paling penting bukanlah apa yang orang lain katakan tentang kehidupan Anda tetapi apa yang Allah katakan… Adalah lebih bijaksana kalau orang menggunakan waktunya untuk membangun suatu warisan kekal. Anda tidak ditempatkan di bumi untuk diingat. Anda ditempatkan di sini untuk bersiap-siap menghadapi kekekalan… Allah tidak akan bertanya tentang latar belakang agama atau pandangan doktrin Anda. Satu-satunya hal yang penting adalah apakah Anda menerima apa yang Yesus kerjakan bagi Anda dan apakah Anda belajar untuk mengasihi dan mempercayaiNya?… Apa yang telah Anda lakukan dengan kehidupan Anda, yakni semua karunia, talenta, kesempatan, energi, hubungan, dan kekayaan yang telah Allah berikan kepada Anda? Apakah Anda menggunakannya bagi diri Anda sendiri, ataukah Anda menggunakannya bagi tujuan-tujuan yang untuknya Allah menciptakan Anda?” (Warren, 2002, p.36-37).

Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan”- Efesus 5:17.
Be blessed guys!

Previous
Instagram