Main image
5th May
2011
written by admin

Guys, pernah nggak kalian terjebak dalam berbagai macam aktivitas yang membuat sibuk banget, tapi di dalam berbagai aktivitas itu justru kalian merasa kosong, nggak berkembang, bosan, dll..?

Well, banyak beraktivitas belum tentu menandakan bahwa kita produktif. Bisa jadi, kita cuma disibukkan oleh hal-hal yang tidak membawa kemajuan apapun buat diri kita. Kita hanya berputar-putar dengan kecepatan tinggi tanpa beranjak ke mana pun..
So, what should we do?
Ada 2 poin utama yang q dapatkan dari buku The Purpose Driven Life tentang hal ini:

  • Kenali tujuan hidupmu.
    Tujuan hidup ini membuat hidup kita lebih efektif karena kita dapat selektif menetapkan apa yang penting untuk kita kerjakan, dan apa yang tidak penting, yang tidak perlu kita kerjakan. Tanpa suatu tujuan yang jelas, kita tidak punya dasar untuk membuat keputusan, membagi waktu, dan menggunakan tenaga kita dengan maksimal. Orang2 yang tidak mengenal tujuan hidupnya berusaha melakukan terlalu banyak hal, dan inilah yang akhirnya menyebabkan rasa tertekan, lelah, dan konflik.
    Tuhan tidak pernah menuntut kita melakukan banyak hal lebih dari yang Dia maksudkan untuk kita kerjakan.
    Kehidupan yang punya tujuan membuat gaya hidup kita lebih simple n jadwal kita lebih terkendali.
  • Fokus pada tujuan hidupmu
    Ibarat memfokuskan sinar matahari menggunakan kaca pembesar untuk membakar rumput, kita bisa memiliki pengaruh yang besar ketika kita fokus pada tujuan hidup kita. Berhenti bermain-main, berhenti mencoba melakukan segala hal. Lakukan hal-hal yang paling penting..

Well, kutipan ini adalah bagian yang paling q suka dari pembahasan hari ketiga buku ini.
“Banyak orang menghabiskan hidupnya dengan berupaya menciptakan warisan yang tanpa akhir di bumi. Mereka ingin dikenang ketika mereka meninggal. Namun, apa yang akhirnya paling penting bukanlah apa yang orang lain katakan tentang kehidupan Anda tetapi apa yang Allah katakan… Adalah lebih bijaksana kalau orang menggunakan waktunya untuk membangun suatu warisan kekal. Anda tidak ditempatkan di bumi untuk diingat. Anda ditempatkan di sini untuk bersiap-siap menghadapi kekekalan… Allah tidak akan bertanya tentang latar belakang agama atau pandangan doktrin Anda. Satu-satunya hal yang penting adalah apakah Anda menerima apa yang Yesus kerjakan bagi Anda dan apakah Anda belajar untuk mengasihi dan mempercayaiNya?… Apa yang telah Anda lakukan dengan kehidupan Anda, yakni semua karunia, talenta, kesempatan, energi, hubungan, dan kekayaan yang telah Allah berikan kepada Anda? Apakah Anda menggunakannya bagi diri Anda sendiri, ataukah Anda menggunakannya bagi tujuan-tujuan yang untuknya Allah menciptakan Anda?” (Warren, 2002, p.36-37).

Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan”- Efesus 5:17.
Be blessed guys!

5 Comments

  1. lungpri
    05/05/2011

    wah fel, brarti lek msle km sdh tiada, g pgn diinget lg ya alias dilupakan oleh org2 terdekatmu?
    Kacian sekali
    ho3..

  2. 06/05/2011

    haha, y bukan gitu maksudnya ko..
    Klo hdp qta berdampak, however psti diinget n dikenang.. n isa jadi teladan jg..
    Tp bukan itu kan tujuane qta hidup, justru sakno banget klo tujuan e cm itu..
    Itu kan cm imbas yg pasti ada dari hidup setiap orang, dia dikenal sebagai org spt apa semasa hdpnya..
    Intinya, spt yg q kutip dr Rick Warren ini : Adalah lebih bijaksana kalau orang menggunakan waktunya untuk membangun suatu warisan kekal…
    🙂

  3. Peter
    08/05/2011

    I’m glad that u felt blessed with it… =D

  4. 08/05/2011

    Dah lama pol pgn baca loo Ter,haha..Thx dah minjemi..^^
    agak lama ya Ter, soale t cateti.hehehe 😀

  5. Peter
    08/05/2011

    Okay, Not a Big Problem… Borrow it as long as you want… 🙂

Leave a Reply

Instagram