Main image
19th November
2012
written by admin

Yeiy! Hari ini selesai juga proposal seminar untuk maju sidang tahap 3..
Thanks God for every way! 😀

Tadi waktu mau ngumpulin proposal seminar, q udah sedikit cegek (kecewa) waktu lihat ruangan dosen udah gelap.
Memang sih, waktu pengumpulan terakhir adalah besok.
Tapi q udah relain hujan2 buat print beberapa halaman yang direvisi, fotokopi, n jilid (khususnya yang terlebih rela ya ko Steven sih, udah nunggu lama n nemeni hujan2an demi kepentinganku, thanks ko^^), supaya besok nggak perlu ke kampus lagi.
Jadi waktu lihat ruangan dosen udah gelap, keluarlah dari mulutku kalimat kekecewaan ini, “Loo.. Kok udah gelap?”
Dalam bayanganku, kalau ruangannya gelap, pastilah sudah dikunci, yang artinya: Balik aja besok, kan pengumpulan terakhir memang besok.
Tapi tanpa putus asa, q pegang juga gagang pintu dan kubuka.
Ehh… Ternyata nggak dikunci. Puji Tuhan!
Langsung deh taruh proposal di atas meja dosen dan berkata, “Hore.. Selesai sudah..”

Hmm, kejadian yang sederhana sih..
Tapi q jadi diingatkan, mungkin kita sedang menghadapi keadaan yang tidak kita harapkan. Atau suatu perasaan yang membuat kita berkecil hati. Atau apapun juga sesuatu yang buruk sedang ada di depan mata.
Terkadang, dan seringkali, apa yang kita lihat dengan mata jasmani ini tidak seburuk keadaan sebenarnya.
Terkadang, dan seringkali, hanya dibutuhkan satu langkah kemauan dan keberanian untuk mencoba, maka kita bisa melihat keadaan tidak seburuk yang kelihatannya. Wah saya perlu banyak belajar juga nih!

Well..
Itu share saya di malam hari yang tenang ini.
Berharap semoga hari-hari ke depan bisa lebih rajin lagi berbagi di blog setelah terlaluinya proposal seminar. Hahaha..
Be blessed, friends 🙂

Leave a Reply

Instagram