Main image
25th February
2011
written by admin

Hmm, meskipun Valday udah lewat hampir 2 minggu, tema2 Valday masih sering diangkat sebagai bahan pembicaraan..
Salah satunya di Coffe hari ini.. hehe..
Coffe? Apaan tuh? Coffe is Communications Friendship and Fellowship..
Lebih mudahnya, Coffe adalah nama persekutuan jurusan Fikom UKP.. hehe..
Buat temen2 Fikom, come on..! Join us!! πŸ™‚

Well.. Hari ini Coffe berjudul “The Right One“.
Oke, langsung q share aja yah yang tadi dibagiin sama ce Yani (gembala satelit pemuda GMS City of Faith) yang jadi pembicara..

The Right One di sini maksudnya adalah pasangan hidup yang tepat.
How to find ur Mr. or Mrs. Right?
Yang pasti harus memenuhi 2 syarat utama ini: seiman dan seimbang..

1. Seiman = pray in Jesus name!
Ini udah harga mati, nggak bisa diganggu gugat..
Seperti yang dikatakan Firman Tuhan di 2 Korintus 6:14: “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?”

2. Seimbang.
Nah, seimbang ini punya 7 kriteria berikut:

  • Komitmen terhadap pertumbuhan pribadi.
    Masing2 dari qta harus punya komitmen untuk bertumbuh di dalam Kristus. Mungkin ada dari kita yang berpikiran bahwa pasangan kitalah yang nantinya bertanggung jawab untuk membimbing kerohanian kita..
    Heii, itu namanya bergantung pada pasangan.. N kenyataan yang terjadi, hal itu susah dilakukan.. So, bertumbuhlah secara pribadi di dalam Tuhan!
  • Optimis dan antusias.
    Jangan berpasangan dengan orang yang pesimis cz justru bikin qta down.. Qta sendiri sering denger istilah “Di balik kesuksesan seorang pria, terdapat wanita luar biasa di sampingnya”. Nah, bisa bayangkan kalau kita berpasangan dengan orang yang pesimis? Segala sesuatu yang kita lakukan selalu dibilang tidak akan berhasil.. (Mungkin quote-nya jadi begini: Di balik kegagalan seorang pria, terdapat wanita yang pesimis di sampingnya. hehehe..) Kalau waktu pedekate aja udah kelihatan bibit2 pesimistisnya, it’s a sign that he/she’s not the right one..
    Selain itu, perlu juga untuk punya pasangan yang antusias dan berapi2 di dalam Tuhan! πŸ™‚
  • Bahagia.
    Maksudnya di sini adalah membangun kebiasaan untuk berbahagia. Berbahagia adalah keputusan, tidak dipengaruhi keadaan apapun. Nah, I got one important point here, setiap qta harus penuh di dalam Tuhan! Cz Tuhanlah sumber kebahagiaan yang sejati! Seseorang yang tidak bahagia dengan status “single”-nya, tidak akan mengalami kebahagiaan juga dengan status “in a relationship“-nya..
    Q jadi inget yang pernah dibahas sama ce Kitty, mentor KTB Astor di kampus: Dua menjadi satu berarti 1+1.. bukan 0,5+0,5.
    Ini artinya, setiap masing2 dari pasangan adalah pribadi yang utuh.. So, tidak ada istilah ‘tanpa dia hidupku jadi tidak lengkap’..Your life is totally complete when u have GOD! πŸ™‚
  • Suka bersyukur.
    Masih berhubungan dengan poin di atas.. Bersyukur juga tidak terpengaruh oleh keadaan, it was born from ur heart!
    Amsal 21:9 berbunyi: “Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar”.
    Se-rohani2-nya orang, nggak bakal ada yang betah untuk tinggal serumah dengan pasangan yang suka ngomel, menggerutu, dan kawan2nya.. hehe.. Bersyukurlah dalam segala keadaan, in up AND down.. πŸ™‚
  • Bijaksana.
    Ukuran kebijaksanaan ini salah satu contohnya bisa dilihat dari cara penggunaan uang. Selain itu perlu juga qta menyesuaikan.. Kalau orang yang kita sukai itu high class lifestyle, kita perlu memikirkan apakah bisa menyesuaikan dengannya, n orang itu bisa “turun”Β  sampai “serendah” apa sih..
    Keduanya tentu harus saling menyesuaikan n mengusahakan..
    Kalau dari sisi ini aja udah nggak bisa, u know the answer..
  • Setia.
    Kesetiaan ini perlu diuji dengan waktu!
    Kalau ada orang yang pedekate dalam waktu sebulan, n he got no response and then he went away, it’s clear that he doesn’t have this point! So, ujilah kesetiaan itu..
  • Personal chemistry.
    Tentu aja kalau 6 poin di atas udah terpenuhi, tapi tanpa adanya yang ketujuh ini, semuanya jadi hampa.. hahaha..

Okey..
Semua poin di atas ini hanya bisa kita lihat kalau kita melalui sebuah proses berteman.. Oleh karena itu, jangan baru kenal, pedekate, terus jadian..
Bertemanlah..
Jangan hanya melihat tampilan luar, karena itu hanya bertahan sesaat aja..

Yang nggak kalah pentingΒ  pada akhirnya adalah visi hidup..
Apakah visi hidup masing2 bisa berjalan bersama atau tidak..

Sekian bagi2 hari ini..
Be blessed, guys! πŸ™‚
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” — Matius 6:33

5 Comments

  1. MEKcute
    25/02/2011

    apik..
    bagus..
    like this..
    keren..
    sip..
    good..
    hahaha

  2. Lungpril
    25/02/2011

    apik fel, setuju dg the right one. Tp ak krg setuju dg choosing the best (materi tutor LBD 3) krn krg tepat & maknanya ambigu (mnrt Tuhan ato mns), perlu direvisi jadi choosing the right one ato choosing the best from God.
    What do you think?

  3. 26/02/2011

    ko Mek: apik, bagus, sip, like ur comment, wkkwk :p

    Ko Lungpri: mm, mnrtku itu masalah judul ato sebutan aja sih ko^^
    isinya LBD3 sih slg melengkapi mnrtku..mgkn juga krn 1 materi kan wktnya 1x pertemuan, jd ga bisa pjg lebar jelasinnya πŸ™‚ smoga “The Right One” ini melengkapi ^^

  4. MEKcute
    26/02/2011

    jd apik,bagus,sip,like,keren,dll ini adalah sebuah comment yang g perlu tetapi perlu dikatakan yang sehingga menghasilkan like this dr km dimana hal itu adalah hal yang perlu dan penting karena membuat orang yang comment pada awalnya orang itu dianggap tidak penting dan tidak perlu menjadi orang yang penting tp tetap saja tidak perlu dimatamu dan hal itu membuat saya sadar meskipun anda blng itu tidak perlu tetapi karena ada like this darimu maka saya dapat menyimpulkan kl perlu juga me’like pada orang yang tidak perlu…
    *pusing buat kata2*
    haha

  5. 26/02/2011

    eaa..ko mek kumat deh.haha…:p

Leave a Reply

Instagram